Bismillahirrahmanirrahim
Aku mohon ampun atas segala dosa-dosaku...
Dari hambamu yang hina Muhammad Naoval Hardian kepada-Mu Dzat yang maha sempurna serta maha berkuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, apa yang aku tulis ini adalah ungkapan hatiku yang teramat dalam dan segala sesuatu yang tak pernah henti-hentinya aku berdoa kepadamu untuk mengampuni diriku dari segala dosa-dosaku.
Sebenarnya, tak sanggup rasanya diri ini untuk menuliskan satu huruf saja didalam tulisan ini karena begitu banyaknya nikmat dan pertolongan yang telah engkau berikan kepadaku, namun apalah dayaku, aku ini hanyalah manusia biasa yang tidak memiliki siapa-siapa kecuali diri-Mu wahai Rabb semesta alam. Rasanya tidak bisa lidah ini untuk sekedar menceritakan apa yang sedang aku alami saat ini, begitu kelu rasanya lidah ini dan terasa sangat berat hati ini untuk mengutarakan semuanya kepada manusia lainnya, entah apa yang terjadi pada diriku, mereka berkata kepadaku "Bukankah Allah menciptakan manusia sebagai makhluk sosial? lalu kenapa kamu tidak mau menceritakannya kepadaku padahal siapa tau aku bisa memberikan solusi kepadamu, atau cobalah ceeritakan masalahmu kepada orang yang kamu percaya, barangkali itu bisa membuatmu merasa tenang." aku hanya tersenyum saat itu dan sesungguhnya engkau maha tau atas segala apa yang ada pada diriku.
Wahai Allah, aku tidak pernah menyesal engkau telah menciptakanku didunia ini, bahkan aku bisa seperti sekarang ini adalah juga berkat kemurahan hatimu ya Allah. namun yang aku sesali adalah mengapa aku tidak bisa menjadi hambamu yang selalu bisa membuatmu tersenyum dan bangga kepadaku. aku selalu membuatmu marah kepadaku karena perbuatan-perbuatanku, aku juga sering membuatmu kecewa karena ulah-ulahku.
Wahai Allah, sesungguhnya aku tau tentang pembicaraan mereka terhadapku, aku tau rasa tidak suka mereka kedapaku karena sifatku yang keras ini, banyak dari mereka yang mengatakan "Kamu telah banyak berubah dan bukan Noval yang aku kenal." aku merasa saat ini sudah menjadi orang yang sangat menyebalkan karena sifatku ini. Namun, sesungguhnya hanya engkau yang maha tau atas apa yang aku lakukan ini, aku hanya ingin yang terbaik bagi mereka semua, sesungguhnya aku hanya menjalani perintah nabimu "Sesungguhnya umat muslim itu bersaudara, maka sayangilah mereka seperti engkau menyayangi dirimu sendiri." aku sangat menyayangi mereka dan menjadikan mereka semua saudara seperjuanganku, aku rela mengorbankan waktuku untuk mereka walaupun saat itu aku harus melakukan aktifitas yang lain. Aku keras terhadap mereka bukan karena aku membenci mereka tetapi justru aku ingin mereka kuat dan siap untuk membela Agama Islam yang mulia ini.
Wahai Allah, aku telah melihat pada zaman ini bahwa kaum muslimin berada dalam belenggu orang-orang kafir, akhirat mereka lupakan dan menyanjung-nyanjung kehidupan dunia. Aku telah melihat pecahnya umat islam dan lemahnya karakter para pemuda/i islam, aku telah melihat di bodohinya kaum muslimin dengan aturan-aturan kaum liberal dan demokrasi yang mengedepankan rasa nasionalisme hingga kaum muslimin merasa enggan untuk menolong saudara mereka yang ada di belahan bumi-Mu yang lain! Segala puji bagimu yang telah menghendakiku untuk bisa melihat itu semua, maha suci engkau yang telah merubah pula sifatku yang dahulu mungkin ada rasa takut menjadi garang seperti singa. Aku tidak takut dengan perkataan mereka ya Allah, aku tidak akan mundur dari jalan-Mu yang mulia ini hanya karena rasa tidak suka mereka terhadapku, aku tidak perduli jika mereka mengatakanku "Garis Keras" aku sudah cukup melihat dan mendengar, aku tidak mau lagi menjadi orang yang hanya bisa berkata "Prihatin" atau "Kasihan" aku mau menjadi pembela-Mu.
Wahai Allah, aku tidak memiliki siapa-siapa kecuali Diri-Mu, maka bantulah aku. jika aku salah maka berilah peringatan kepadaku. Aku tidak mau jika suatu saat nanti aku bertemu dengan-Mu orang-orang Islam disekitarku masih dalam keadaan lemah, aku tidak mau jika nanti engkau meminta pertanggung jawaban dariku kemudian aku tidak bisa berkata apa-apa. Aku mau jika nanti engkau memerintahkan malaikat Izroil untuk mengambil nyawaku, umat islam sudah kembali bersatu dan dalam keadaan kuat. Engkau maha tau bagaimana aku mendidik para binaan-binaanku, aku telah mempersiapkan mereka untuk menjadi para panglima dan Singa2-Mu, mudah-mudahan dari merekalah nanti akan tumbuh tunas-tunas baru yang kuat, sesungguhnya aku hanyalah pembuka jalan bagi mereka, sama seperti yang telah aku lakukan di Bakdhat, aku hanyalah pembuka jalan bagi mereka sampai akhirnya engkau memindahkanku ke bumi 37 untuk mengemban misi dakwah yang lainnya.
Wahai Allah, semoga engkau menjadikan mereka binaan-binaanku orang-orang yang kuat, orang-orang yang cerdas dan berakhlaq baik, mudah-mudahan lewat tangan-tangan merekalah nantinya akan timbul para pemimpin-pemimpin yang cerdas, tentara-tentara yang ikhlas yang berjuang hanya karena Allah. Ridhoilah pergerakanku ya Rabb dan gentarkanlah musuh-musuhku, karena tidak ada penakluk yang lebih berkuasa melainkan diri-Mu. Aamiin
kiranya cukup sekian dulu apa yang aku tulis ini, telah berlinangan air mataku berharap pertolongan dari-Mu, semoga engkau menjadikanku termasuk orang-orang yang bersabar. Aamiin
Asyhaduallaaillahaillallah Waasyhaduannamuhammadarrasulullah..
No comments:
Post a Comment